Cara menghilangkan bau apek pada baju

Pakaian berbau apek bisa disebabkan oleh beberapa hal. Cara mencuci pakaian yang kurang benar dan cara menyimpan pakaian yang tidak tepat bisa menjadi biang bau apek. Cara mencuci yang dimaksud di sini mencakup produk deterjen yang Ibu pakai, penanganan cucian selama proses mencuci, dan pengeringan cucian. Sedangkan cara menyimpan pakaian mencakup kondisi pakaian sebelum disimpan, kondisi ruang dan tempat penyimpanan.

Pada dasarnya, untuk menghilangkan bau apek pada baju, Ibu harus mencuci, membilas, dan mengeringkan pakaian hingga tuntas. Bau apek bisa muncul jika salah satu tahap tersebut tidak dikerjakan secara sempurna.

Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju Selama Pencucian dan Penyimpanan

Pakaian yang sudah lama disimpan dan terlanjur berbau apek perlu dicuci ulang. Ini menjadi kesempatan bagi Ibu untuk mencuci, membilas, dan mengeringkan pakaian tersebut sampai siap dipakai dan bebas dari bau apek. Perhatikan hal-hal berikut ini untuk menghilangkan bau apek pada pakaian:

  • Pastikan pakaian yang telah lama disimpan tersebut bebas jamur. Jika Ibu menemukan jamur, sebisa mungkin singkirkan jamur memakai sikat gigi bekas atau sikat cuci yang lembut dalam keadaan kering.
  • Pilihan deterjen menentukan hasil cucian Ibu. Pilihlah deterjen berkualitas dan memiliki aroma sesuai selera Ibu. Beberapa deterjen—seperti Rinso Molto Ultra dan Rinso Molto Aroma Essence—mengandung pewangi untuk menambah kesegaran hasil cucian.
  • Setelah mesin cuci berhenti berputar, periksa apakah buih deterjen masih tersisa di dalamnya. Sisa buih deterjen bisa tertinggal setelah putaran pembilasan selesai karena terlalu banyak deterjen dimasukkan. Oleh karena itu, baca aturan pakai deterjen untuk mengetahui takaran yang dianjurkan. Ubah pengaturan pada panel mesin cuci Ibu ke putaran pembilasan saja untuk menghilangkan sisa-sisa buih deterjen. Jika mesin cuci Ibu tidak otomatis, Ibu perlu membilas cucian secara manual satu atau dua kali setelah putaran pencucian selesai.
  • Segera keluarkan cucian dari tabung mesin cuci setelah dicuci dan dibilas sempurna. Kelembapan di dalam tabung mesin cuci bisa memicu bau apek pada pakaian hingga setelah kering. Langsung keringkan pakaian.
  • Waktu mencuci juga menentukan hasilnya. Sebisa mungkin lakukan cara menghilangkan bau apek pakaian ini saat tidak hujan sehingga cucian bisa dijemur dan langsung kering dalam sehari. Jika Ibu memiliki mesin pengering cucian, tentu ini akan lebih membantu. Pastikan label setiap pakaian mengizinkan pengeringan memakai mesin pengering. Cucian harus sudah benar-benar kering sebelum disetrika atau disimpan.
  • Untuk pakaian yang perlu disetrika, langsung setrika setelah diangkat dari jemuran atau dikeluarkan dari mesin pengering cucian. Jika Ibu ingin memakai pewangi kain, gunakan pewangi cucian atau deterjen yang mengandung pewangi selama proses pencucian sebelum dikeringkan.
  • Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan. Pilihlah ruangan yang tidak lembap untuk meletakkan lemari pakaian Ibu, misalnya di ruangan berpendingin udara atau di ruang yang memiliki sirkulasi udara lancar.
  • Jika Ibu ingin menyimpan pakaian bersih dan kering untuk jangka waktu panjang, pakaian lebih baik digantung daripada ditumpuk terlipat. Pakaian di gantungan lebih mudah bernapas dan terkena aliran udara segar. Ibu bisa meletakkan kapur barus khusus lemari pakaian di dalam tempat penyimpanan pakaian, tapi perlu Ibu ingat bahwa kapur barus bukanlah pewangi pakaian. Bau kapur barus dan bau apek sama-sama tidak sedap dicium dan sama-sama menandai pakaian tidak terawat. Keluarkan pakaian dari lemari untuk diangin-anginkan secara rutin, misalnya sebulan sekali.

Apakah Ibu memiliki cara menghilangkan bau apek pada kain yang unik dan perlu diketahui Ibu-Ibu lain? Silakan bagikan di sini.