Cara merawat celana denim

Tua-muda, besar-kecil, pria-wanita, hampir setiap orang memiliki setidaknya sepasang celana jeans atau pakaian berbahan denim di lemari pakaian. Bahan yang tangguh, pilihan warna dan model yang beragam menjadikan jeans sangat fleksibel untuk dikenakan di berbagai kesempatan. Memiliki jeans berkualitas merupakan investasi fesyen yang penting karena jeans sangat mudah dipadu-padankan untuk menciptakan penampilan berbeda sesuai dengan suasana. Tentunya kualitas yang bagus perlu dibarengi dengan perawatan celana jeans yang tepat pula.

Jeans berpotongan klasik dan berwarna lebih gelap bisa menjadi serbaguna, termasuk untuk menghadiri acara semiformal atau bekerja, terutama jika anggota keluarga Ibu bekerja di sektor kreatif. Jika Ibu atau anggota keluarga Ibu memiliki jeans berwarna gelap dan ingin mempertahankan warnanya tetap tampak seperti baru, yuk cari tahu cara mencuci jeans agar tidak pudar.

Tips Merawat Jeans

Tidak seperti pakaian lain, jeans tidak perlu terlalu sering dicuci. Bagaimana pun, warna indigo pada jeans cenderung pudar jika terlalu sering dicuci. Jarang dicuci tidak berarti jeans tampil kumal. Berikut ini beberapa tips perawatannya:

  • Agar jeans tetap beraroma segar dan bakteri penyebab bau apek tidak berkembang biak, gantung jeans di hanger untuk mengangin-anginkannya sesudah dipakai, hindari menumpuk jeans di lantai seusai dikenakan. Menggantungnya di gantungan pakaian di belakang pintu juga tidak dianjurkan.
  • Jika terkena noda, atasi segera. Tak perlu mencuci jeans keseluruhan ketika terkena noda kecil, cukup tangani bagian yang ternoda. Oleskan sedikit deterjen Rinso Anti Noda Cair, lalu gosok perlahan menggunakan sikat cucian yang lembut. Biarkan beberapa saat kemudian bilas. Setelah noda hilang, jemur jeans dalam posisi bagian luar berada di dalam di tempat yang agak teduh.
  • Gantung jeans untuk menyimpannya. Jika Ibu memiliki ruang cukup, jeans sebaiknya digantung pada hanger di bagian ban pinggang atau kaitan sabuk. Melipat jeans bisa menimbulkan pemudaran warna pada bagian lipatan.

Cara Mencuci Jeans yang Benar

Meski bahannya terlihat tangguh, jeans perlu perawatan yang tepat agar tidak menjadi belel, yaitu warnanya memudar, serat kainnya merenggang, dan kainnya menipis sehingga jeans mudah robek. Simak langkah-langkah mencuci jeans yang benar berikut ini:

  1. Balik jeans, kaitkan kancing, dan tutup ritsletingnya sebelum memasukkannya ke mesin cuci. Langkah ini berguna untuk melindungi warnanya dan supaya pengaitnya supaya tidak menyangkut cucian lain. Jika jeans sangat kotor karena lumpur atau tumpahan makanan, bilas dengan air biasa secara manual terlebih dulu.
  2. Deterjen yang lembut dan mengandung pencerah warna, semisal Rinso Colour & Care, merupakan pilihan ideal untuk membantu mempertahankan warna indigo pada jeans.
  3. Hindari memasukkan terlalu banyak cucian ke mesin cuci. Idealnya, cucian harus bisa bersirkulasi di dalam tabung mesin cuci secara leluasa selama proses pencucian tanpa harus membelit satu sama lain di akhir siklus cuci.
  4. Pilih siklus cuci yang tepat sesuai bahan jeans menurut petunjuk perawatan pada labelnya. Secara umum, siklus cuci dengan air bersuhu normal (30 Celcius) aman dipakai.
  5. Keringkan jeans di mesin pengering cucian sebentar sebelum dijemur di luar jika Ibu ingin hasil akhir jeans lebih lemas. Ingat ya Bu, jangan keringkan jeans di mesin pengering hingga benar-benar kering karena jeans malah berisiko menyusut. Jika ingin jeans sedikit kaku, keringkan langsung di udara terbuka usai siklus cuci.

Semoga cara merawat celana denim di atas berguna agar jeans kesayangan Ibu dan anggota keluarga Ibu awet dan tidak menjadi belel. Ibu punya tips lain seputar perawatan jeans? Jangan lupa berbagi info ya.